Data Pengabdian Pada Masyarakat (PPM)

Identifikasi potensi lembaga pendampingan anak jalanan dalam akselerasi gerakan nasional pemberantaan buta aksara di kota Bandung

Pelaksana: Iip Saripah, M.Pd.
Fakultas: FIP
Jumlah Dana: 3.000.000
Tahun Pelaksanaan: 2007
Lokasi: Kota Bandung
Khalayak Sasaran: LPA
Produk: Jasa
Program:
Sumber Dana: DIPA UPI
AbstrakKeaksaraan (Literacy) dipandang sebagai hak asasi manusia, dan setiap Negarara menyutujui pengakuan tersebut. Walaupun demikian, pengekuanperanan keaksaraan sangat penting dalam kehidupan individu maupun bangsa, tidak sepenuhnya dipahami atau dihargai. Pada aspek penerataan pendidikan, permasalahan yang muncul berkisar pada aksesibilitas dan daya tampung, terdapat kondisi terancam drop out, rata-rata lama sekolah dan angka melek huruf. Pada aspek kualitas pendidikan, meliputi : jumlah, kualitas buku belum memadai, kinerja dan kesejahteraan guru belum oftimal dan proses pembelajaran yang masih konvensional. Sedang pada permasalahan efesiensi pendidikan, yaitu meliputi : Penyelenggaraan otonomi pendidikan yang belum optimal, keterbatasan anggaran, dan mutu SDM pengelola pendidikan.
Sebagai wujud pencanangan gerakan nasional pemberantasan buta aksara intensif, diimplementasikan dalam bentuk rencana aksi nasional, dengan target pada tahun 2015 adalah “tercapainya peningkatan sebesar 50% pada tingkat keaksaraan orang dewasa yaitu kelompok usia 15 tahun keatas dan perempuan pada tahun 2015 dan akses yang sama terhadap pendidikan dasar dan pendidikan berkelanjutan bagi semua orang dewasa “. Secara makro, program akselerasi pendidikan bukan tanpa permasalahan dan kendala. Beberapa permasalahan yang terindentifikasi, yaitu menyangkut aspek; pemerataan pendidikan, relevansi pendidikan, kualitas pendidikan, dan efesiensi pendidikan.
Penyelenggaraan kegiatan pengbdian dilaksanakan melalui dua tahap, yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Tahap persiapan, pada tahap persiapan ini dilakukan kegiatan-kegiatan diantaranya : a) pertemuan rutin jurusan membahas pelaksanaan progran kegiatan pengabdian secara bersama; b) mengadakan pertemuan-pertemuan seluruh tim kegiatan pengabdian untuk merumuskan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan; c) membuat surat izin serta undangan untuk disebarkan kepada peserta; d) penyusunan program kerja. Tahap pelaksanaan : Kegiatan ini dilaksanakan bagi para lembaga pendamping anak jalanan di Kota Bandung selama 1 (satu) hari yaitu pada tanggal 30 November 2007, adapun waktunya dimulai pukul 13.00 – 16.00 WIB. Kegiatan ini disesuaikan dengan kesediaan dari para peserta yang mengikuti karena dengan berbagai kegiatan di lembaga masing-masing. Biaya kegiatan pembinaan diperoleh dari dana rutin Universitas Pendidikan Indonesia tahun anggaran 2007.
Pelaksanaan kegiatan pengabdian tentang identifikasi potensi lembaga pendampingan anak jalanan dalam akselerasi gerakan nasional pemberantasan buta aksara di Kota Bandung dapat terlaksana dapat terlaksana dengan baik. Hal ini ditendai dengan : keikutsertaan peserta, peserta merasa terhormat yang di anggap sebagai mitra, partisifasi aktif peserta, motivasi yang tinggi dalam mencapai target dalam menuntaskan buta aksara.
Berdasarkan evaluasi yang dilaksanakan oleh penyelenggara di akhir kegiatan secara lisan dan spontanitas, peserta memberikan tanggapan sebagai berikut : materi yang disampaikan dalam kegiatan pembinaan cukup mudah dipahami dan menjadi bahan pertimbangan dalam mengembangkan kegiatan pendampingan di lembaga masing-masing, metode yang digunakan tepat, fasilitator cukup tanggap dalam menampung ide, gagasan, saran dari peserta sehingga para peserta yang sudah berpengalaman tidak merasa digurui tetapi memperoleh informasi yang belum diperoleh sebelumnya, suasana akrab diantara peserta karena komunikasi yang terbuka.

Kata kunci : Identifikasi, Lembaga Pendampingan, Akselerasi
Download FileIdentifikasi-potensi-lembaga-pendampingan-anak-jalanan--dalam-akselerasi-gerakan-nasional-pemberantaan-buta-aksara-di-kota-Bandung.doc
© 2009 LPPM Universitas Pendidikan Indonesia