
![]()
| Pelaksana | : Dr. H. Rahman,M.Pd |
| Fakultas | : FPBS |
| Jumlah Dana | : 3.000.000 |
| Tahun Pelaksanaan | : 2007 |
| Lokasi | : Kec. Ciwidey Kab. Bandung |
| Khalayak Sasaran | : Anak Putus Sekolah |
| Produk | : Jasa |
| Program | : |
| Sumber Dana | : DIPA UPI |
| Abstrak | Situasi masyarakat yang belum merasakan manfaar membaca menjadi tantangan bagsa masa kini dan masa mendatang. Upaya Pemerintah, dalam hal ini Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM UPI) terpanggil untuk mengubah kondisi sumber daya manusia dalam konteks wajib belajar 9 tahun, diantaranya dengan pelatihan membaca dan menulis. Hal ini penting, karena salah satu sumber daya manusia adalah manusia yang literat, yakni manusia yang memiliki kemampuan membaca dan menulis. Berbagai metode membaca telah dicoba, namun masih belum berhasil, mungkin metode yang selama ini dilakukan menjenuhkan dan monoton sehingga tidak meningkatkan kualitas baca tulis di kalangan masyarakat. Dengan teknologi kumputer yang telah menyebar kepelosok kecamatan, baik milik lembaga maupun perorangan sebenarnya kondisi yang sangat menguntungkan. Dengan metode E-learning, masyarakat diprediksi akan merasa lebih senang dalam minat baca tulis. Metode E-learning menerapkan model belajar Learning by Doing. Kondisi itulah yang mendukung pelatihan ini menggunakan komputer sebagai sarana pelatihan peningkatan keterampilan baca tulis melalui E-Learning. Kegiatan ini bertujuan untuk mengubah kondisi orang-orang yang belum dapat membaca dan menulis menjadi orang-orang yang dapat membaca dan menulis melalui E-Learning. Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian yang terintegrasi dengan kegiatan KKN ini yaitu anak usia SD yang putus sekolah. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa kegiatan KKN dalam rangka peningkatan kemampuan baca tulis masyarakat Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung dalam Wajar 9 tahun dan gerakan pemberantasan buta aksara. Sesuai dengan rencana, kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama satu bulan yaitu bulan Juli-Agustus 2007. Hasil yang dicapai alaha kemampuan membaca peserta pelatihan meningkat, sedangkan kemampuan menulisnya masih belum menunjukkan hasil yang memuaskan, hal ini dikarenakan komputer yang tersedia hanya 2 saja, sedangkan peserta pada setiap pertemuan bisa mencapai 20 orang. Kata kunci : Peningkatan Baca Tulis, E-Learning |
| Download File | Peningkatan-Baca-Tulis-melalui-E-Learning-bagi-Anak-Putus-Sekolah-di-Kec.-Ciwidey-Kab.-Bandung.doc |