
![]()
| Pelaksana | : Drs. Agus Nursalim, MT |
| Fakultas | : FPBS |
| Jumlah Dana | : 3.000.000 |
| Tahun Pelaksanaan | : 2007 |
| Lokasi | : Desa Cihideung Kab. Bandung |
| Khalayak Sasaran | : Remaja Putus Sekolah |
| Produk | : Jasa |
| Program | : |
| Sumber Dana | : DIPA UPI |
| Abstrak | Sampai Tahun 2007 sarana pendidikan di kelurahan Cihideung terdapat 5 (lima) Sekolah Dasar dan 1 (satu) Sekolah Menengah Pertama dengan jarak sekolah kurang lebih 9 Km, hal tersebut yang menjadikan kendala pada orang tua dalam menyekolahkan anaknya karena sangat memberatkan dalam biaya transportasi. Maka tim mencoba untuk memberikan program pengabdian yang dapat dimanfaatkan oleh anak-anak putus sekolah, yaitu dengan melaksanakan program pengembangan life skill pada remaja putus sekolah di wilayah RT 02 RW 02 Kelurahan Cihideung melalui program pelatihan merangkai bunga. Konsep pendidikan kecakapan hidup ini memiliki dua tujuan utama yaitu bahwa secara umum pendidikan kecakapan hidup bertujuan mengembalikan pendidikan pada fitrahnya, yaitu mengembangkan potensi peserta didik untuk menghadapi perannya di masa datang dalam arti bagaimana kemampuan-kemampuan kognitif, afektif dan psikomotorik dapat diterapkan dalam dinamika kehidupan masyarakat. Metoda yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan terhadap para pesrta seperti : merangkai bunga kering, merangkai bunga segar dan menyiapkan media rangkaian dengan khalayak sasaran remaja di lingkungan RW 02 sebanyak 25 orang dan dilaksanakan pada hari minggu tanggal 4 Desember 2007 di rumah Bapak Agus Nursalim. Hasil Kegiatan ini rata-rata para peserta merasa senang melakukan pekerjaan dan cepat mengatasi kesulitan sewaktu menghadapi masalah dan dapat melaksanakan kerjasama yang baik dan memiliki kemampuan afektif, kognitif dan psikomotorik. Kata kunci : Life skill, seni rupa |
| Download File | Pengembangan-Life-Skill-bidang-Seni-Rupa-pada-Remaja-Putus-Sekolah-di-Desa-Cihideung-Kab.-Bandung.doc |