Data Pengabdian Pada Masyarakat (PPM)

E-Learning dalam Konteks Pelatihan Baca Tulis bagi Masyarakat Literat di Kab. Bandung

Pelaksana: Dr. H. Rahman,M.Pd
Fakultas: FPBS
Jumlah Dana: 5.000.000
Tahun Pelaksanaan: 2008
Lokasi: Kab. Bandung
Khalayak Sasaran: Tokoh Masyarakat
Produk: Jasa
Program: PPM Dikmas
Sumber Dana: DIPA UPI
AbstrakHasil analisis situasi tentang membaca dan menulis di Indonesia,dalam hal ini di masyarakat iliterat Kabupaten Bandung, jargon reading is a key to succes, reading is akey to the future belum bermakna penuh. Secara teoritis,memang membaca adalah kunci kesuksesan, membaca adalah kunci masa mendatang. Kalimat tersebut jangankan menjadi kebutuhan bagi masyarakat tersebut, bahkan menjadi wacana pun baru pada kalangan tertentu. Situasi seperti ini logis, karena mereka sekolah dasar pun putus. Hal ini membenarkan data statistik, bahwa minat baca masyarakat Indonesia rendah di bawah Malaysia, Thailand, dan Singapura.
Situasi masyarakat yang belum merasakan menfaat membaca menjadi tantangan bangsa pada masa kini dan masa mendatang. Upaya pemerintah, dalan hal ini Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPM UPI) terpanggil untuk mengubah kondisi sumber daya manusia dalam konteks wajib belajar 9 tahun, di antaranya pelatihan membaca dan menulis . Hal ini penting, karena salah satu sumber daya manusia ialah manusia yang literat, yakni manusia yang memiliki kemampuan membaca dan menulis.
Situasi ketidakmampuan membaca dan menulis menghambat penghalusan sikap mental, komunikasi ilmiah, kesantunan, keruntunan. Sebagai alasan mereka tidak dapat memanfaatkan kemampuan membaca dan menulis karena belum belajar di sekolah, di madrasah atau tempat lain dengan berbagai alasan. Oleh karena itu , masyarakat iliterat harus secepatnya di kondisikan dengan pelatihan untuk membaca dan menulis .
Berbagai metode membaca telah dicoba , namun masih saja belum berhasil,mungkin metode selama ini di lakukan menjenuhkan dan monoton sehingga tidak meningkatkan kualitas baca tulis di kalangan masyarakat. Kondisi yang menguntungkan dewasa ini yaitu dengan menyebarkan komputer ke peloksok kecamatan, baik milik lembaga maupun milik perorangan. Dengan metode E-Learning , masyarakat di prediksi akan merasa lebih senang dan minat baca tulis di prediksi akan lebih meningkat. Metode E-Learning menerapkan model belajar Learning by doing. Kondisi itulah yang mendukung pelatihan ini menggunakan komputer sebagai sarana pelatihan peningkatan keterampilan baca tulis melalui E-Learning

Download FileE-Learning-dalam-Konteks-Pelatihan-Baca-Tulis-bagi-Masyarakat-Literat-di-Kab.-Bandung.doc
© 2009 LPPM Universitas Pendidikan Indonesia