
![]()
| Pelaksana | : Dr. Sri Handayani, M.Pd. |
| Fakultas | : FPTK |
| Jumlah Dana | : Rp.50.000.000,- |
| Tahun Pelaksanaan | : 2010 |
| Lokasi | : SMK Negeri 5 Bandung, Jl. Bojong Koneng Bandung |
| Khalayak Sasaran | : Guru-guru SMKN 5 Bandung |
| Produk | : Jasa |
| Program | : Ipteks bagi Masyarakat (IbM) |
| Sumber Dana | : DIKTI |
| Abstrak | Jumlah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dihasilkan oleh guru-guru di SMK. 5 Bandung dapat dikatakan hampir tidak ada, padahal PTK merupakan salah satu hal yang dapat dilakukan oleh guru untuk meningkatkan kinerjanya dalam proses pembelajaran yang akan berdampak pada peningkatan mutu pembelajaran, mutu lulusan dan pada akhirnya mutu pendidikan secara keseluruhan. SMK sebagai sekolah yang saat ini menjadi tumpuan harapan bagi terselenggaranya pendidikan yang menghasilkan lulusan yang siap kerja diharapkan memiliki guru-guru yang mampu memberikan proses pembelajaran yang setiap saat mutunya dapat meningkat. Peningkatan mutu ini dapat dilakukan dengan terus menerus melakukan inovasi pembelajaran setiap waktu. Inovasi pembelajaran dapat tercipta apabila guru-guru mau melakukan penelitian tindakan kelas pada kelas yang dibimbingnya. Prioritas kegiatan yang disepakati antara tim pelaksana kegiatan PPM dan SMKN. 5 Bandung adalah: (1) Pelatihan/penyegaran mengenai (PTK); (2) Pelatihan pembuatan propsoal PTK; (3) Bimbingan dan konsultasi dalam melakukan PTK; (4) Bimbingan dan konsultasi dalam membuat laporan PTK; (5) Bimbingan dan konsultasi dalam membuat artikel ilmiah dari PTK yang telah dilaksanakan oleh guru-guru dan (6) Memfasilitasi publikasi artikel ilmiah hasil PTK di dalam jurnal pendidikan yang diterbitkan FPTK atau dalam jurnal pendidikan lainnya, agar Penelitian Tindakan Kelas yang telah dilaksanakan dapat dibaca oleh kalangan yang lebih luas dan bermanfaat bagi guru-guru lainnya. Target yang telah dicapai dari kegiatan IbM yang telah dilaksanakan adalah: (1) Terlaksananya pelatihan mengenai PTK yang diikuti oleh 16 orang guru dan dibimbing oleh 5 orang dosen (tiga orang dosen tim IbM dan dua orang pakar bidang model-model pembelajaran vocational); (2) Terlaksananya kegiatan pengayaan model-model pembelajaran vocational; (3) Terlaksanaya kegiatan pelatihan dan workshop penyusunan proposal PTK. (4) Terselesaikannya 6 buah proposal PTK dari guru-guru; dan (5) Terlaksananya 3 kegiatan PTK yang dilakukan oleh guru-guru SMK di kelasnya masing-masing sesuai dengan mata pelajaran yang diampunya. Kata kunci : guru-guru SMK, Pelatihan, Penelitian Tindakan Kelas (PTK) |
| Download File | IbM-Bagi-Guru-guru-Sekolah-Menengah-Kejuruan-(SMK)-Rumpun-Bangunan..doc |